Senin, 21 Juli 2008

PUISI

Ingatan Itu Kerap Hadir

Tengah malam waktu yang kusuka
Desiran angin menerpa dedaunan
Indah terasa di telinga

Dari satu ranting bambu ke ranting lainnya
Aku terbang, melayang ringan bagai kapas
Mengitari rumah joglo tua
Dengan bata merah dan lumut hijau di dindingnya

Sungguh bahagia terasa
Saat menanti tiba waktunya
Aku masuk ke rahim ibunda

2 komentar:

puspa mengatakan...

Pak Rahmadya, jadi minta dbantuin ngedit abstraksi, ndak? Kalo jadi, krm email ke saya pak. Sebisa mgkn sy bantu..

Rahmadya Trias H mengatakan...

Trima kasih banyak utk dik puspa (kayak lagunya ST12 ya), alhamdulillah. Di level quantum tdk ada istilah saya, kamu, kita dan mereka, so membantu dia berarti membantu saya, membantu mereka berarti membantu kita. O iya, sudah dikirimi tuh tulisannya ke Jurnal kampus STMIK Nusa Mandiri: PILAR. Mau lihat lengkapnya ga?