Masalah peringat memperingati sesuatu, negara kita memang jagonya. Tidak ada negara lain yang mampu menyaingi negara kita dalam jumlah hari besarnya (baik libur, optional atau tidak).
Masalahnya, sudah tepatkah hari yang dipilih itu merupakan hari besar? Jangan sampai kasus seperti Pancasila tetap berjalan, dimana hari lahirnya tidak diperingati tetapi hari kesaktiannya diperingati, lho kok?
Sudah saatnya kita melibatkan dunia kampus, lembaga riset, ahli sejarah, politik, agama, budaya dan pihak lain yang kompeten, yang lebih luas daya jelajahnya dibanding wakil rakyat kita di DPR yang memang jumlahnya sedikit, sudah begitu dikurangi oleh oknum - oknumnya yang sekedar cari duit, datang-duduk-diam atau kolektor wanita seksi.
CATEGORY / KATEGORI
Senin, 23 Juni 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar